DaerahHukumNasionalPolitik

Ketua Umum DPP BMMB, Syarief Hidayatullah, SH., M.H.,: BMMB TIDAK BOLEH TERLIBAT POLITIK PRAKTIS

BMMB harus mampu menciptakan tertib administrasi dan tertib hukum. Segera bentuk DPD dan Korwil BMMB di setiap provinsi, serta Korwil Luar Negeri

BADAN Musyawarah Masyarakat Bima (BMMB) merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang didirikan di Jakarta pada tanggal 14 Mei 1972. Para pendiiri BMMB saat itu tentu bermimpi, organisasi yang mereka dirikan kelak menjadi wadah berhimpun masyarakat Bima di rantauan, khususnya di Jabodetabek. BMMB mempunyai tugas utama, yakni menjadi pengayom dan pelindun warga Bima dari berbagai latar. Harapan itu, perlahan namun pasti semakin terasa.

Selain itu, BMMB adalah organisasi kemasyarakatan yang bersifat kekeluargaan dan tidak berafiliasi dengan organisasi sosial politik maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. BMMB bertujuan meningkatkan hubungan kekeluargaan, persaudaraan, kebersamaan dan harmonisasi serta mempererat kerjasama diantara anggota anggotanya dan masyarakat dimanapun anggota BMMB berada. Memelihara dan mengembangkan nilai nilai budaya daerah Mbojo dan nilai-nilai budaya di mana anggota BMMB berdomisili (akulturasi) yang merupakan bagian dari budaya Nasional. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan menanamkan motivasi akan makna keberadaan dan pengabdian anggota BMMB dimana saja sebagai insan pembangunan dalam rangka mencapai tujuan Nasional.

Fungsi lain kehadiran BMMB adalah harus bisa menjadi soko guru bagi generasi muda di rantauan. Juga harus mampu menjadi ajang mediasi kepentingan kaum menengah ke bawah dengan menengah ke atas masyarakat Bima. Setiap ada masalah warga Bima (angkatan kerja) di pabrik-pabrik, perusahaan maupun instansi, BMMB tampil mengadvokasi sehingga permasalahannya dapat tertangani dengan baik. Persilangan pendapat antara buruh (pekerja) Bima dengan pihak pengusaha dapat terjembatani. Begitu pun dengan puluhan TKI asal Bima yang terlantar di berbagai penampungan dan terminal di Jakarta.

Ketua Umum DPP BMMB, Syarief Hidayatullah, SH., M.H., menjelaskan bahwa BMMB harus mampu menciptakan tertib administrasi dan tertib hukum. Segera membentuk DPD dan Korwil BMMB di setiap provinsi serta Korwil Luar Negeri. ”Tak hanya itu, dengan organisasi ini diharapkan kita ikut memberikan sumbangsih, baik pikiran dan tenaga untuk membangun Bima yang lebih baik. Juga, membangun kebersamaan dan kesetiakawanan sosial serta meningkatkan kualitas kemandirian,” rinci Pengacara kondang itu kepada wartawan MT Media, Kamis (12/1/2023) di Jakarta.

Namun, jika masih ada polemik yang berkembang di tengah masyarakat Bima Jabodetabek perihal BMMB, bagi pria necis itu adalah hal lumrah dan itu hanya dinamika. Begitu pun jika ada pihak-pihak yang mencoba menggiring BMMB untuk kepentingan politik adalah cara yang keliru. “Namun secara personal mereka dipersilakan dengan bebas menjadi calon Gubernur, Bupati/Walikota, Anggota DPR RI dan Anggota DPD RI. Bahkan, sebagai pribadi pasti kita dukung. Prinsipnya, BMMB tidak boleh dan tak akan terlibat politik praktis,” ujar Syarief.

Sementara itu, Ketua SC Mubes BMMB 2023, Mujahid A. Latief, S.H., M.H., sangat memahami jika masih ada pandangan sebagian masyarakat Bima, bahwa Badan Musyawarah Masyarakat Bima hanya menjadi institusi sosial elit kaum borjuis Bima untuk show kekayaan, show jabatan dan show kepintaran elit Bima. Dengan BMMB, masyarakat Bima sudah tak perlu berjuang nafsi-nafsi alias sendiri-sendiri, dan akan mendapatkan perhatian dari pimpinan dan pengurus BMMB.

“Terutama ketua dan pengurus harus bekerja ekstra keras dalam membangun sinerjis yang harmonis. Karena wadah ini kolektif, termasuk dalam pembiayaan organisasi, baik yang bersifat rutin maupun insidentil,” jelas bakal calon Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Dapil Pulau Sumbawa itu, Kamis (12/1/2023) seraya mengaku BMMB mempunyai gagasan untuk duduk bersama masyarakat Bima dalam skala yang lebih besar dengan tajuk Rembuk Nasional. (MT MEDIA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *