DaerahHukumPolitik

Dr. Syaifuddin, M.Si., CICS: BANG ZUL RAIH SEGUDANG PRESTASI

DALAM kajian Komunikasi Politik, pemimpin dipandang sebagai komunikator politik. Sosok ini adalah penentu utama sukses atau tidaknya proses komunikasi politik dalam masyarakat atau negara. Dr. H. Zulkieflimansyah (Gubernur NTB) adalah seorang komunikator politik (political leader) yang tergolong sukses karena selama memimpin NTB sejak dilantik 2018, ia telah banyak membangun daerah dan meraih segudang prestasi.

Sebagai seorang komunikator politik, Dr. Zul memiliki kemampuan yang khas di dalam memanage selera pribadi dan aspirasi rakyat yang ia pimpin. Sosok Gubernur ini sangat credible karena memiliki kapasitas dasar dan kapabilitas political leadership yang mumpuni sebagai komunikator politik. Ia memiliki nilai percaya sumber (kredibilitas) di mata rakyatnya di NTB. Kelebihan ini terkait dengan track record, rekam jejak prilaku, dan suri tauladan sang Gubernur seperti pikiran yang baik, akhlak yang baik, dan maksud yang selalu baik. Selain itu, ia memiliki kapasitas empati sebagai daya tarik emosional bagi rakyatnya. Gubernur ini juga terkenal memiliki kapasitas rasionalitas yang cerdas dalam memikirkan berbagai hal terkait tugas dan taggung jawabnya sebagai komunikator politik / pemimpin politik.

Dari syarat seseorang menjadi pemimpin dalam pandangan Syaikh Muhammad Mubarak dalam “Nizam al-Islam”, sangat nampak pada diri Dr. Zul, ia mempunyai akidah yang lurus, wawasan yang luas, dedikasi mengabdi kepada umat, dan komitmen yang kuat dalam menjalankan ajaran agama. Dr. Zul seakan-akan sadar bahwa “manusia dibebani tugas untuk memakmurkan bumi” (QS. Al-Baqarah: 30). Nilai kepemimpinan ini ada pada diri Dr. Zul.

“Sebagai sesama putra dari Sumbawa, tentu saya berharap, semoga rakyat NTB mampu mempertahankan Dr. Zul dalam dua periode kepemimpinannya sebagai Gubernur NTB, agar slogan “NTB Gemilang” benar-benar dapat dibuktikan secara masif dan holistik, dan pamor NTB di mata dunia dapat terus ditingkatkan baik kini dan masa akan dating,” tutur Dosen Pascasarjana Universitas Mercu Buana & Analis Komunikasi Politik kepada MT Media (Senin/14/11/2022). (MTM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *